Story of Kay

“Because where a little something can make you stand out from the crowd”

Kayel Woodworks

Story of Kay

Bagi Kami Jam Kayu Kay ini bukan sekedar produk untuk dijual. Tapi lebih dari itu memiliki makna yang  dalam.

Jam kayu kay ini memiliki makna, Cinta, Mimpi, Kenangan, perjalanan dan harapan

Ijinkan Kami untuk sekedar berbagi kisah. Kay, merupakan desain jam tangan kayu almarhum suami saya yang belum sempat direalisasikan. Setelah riset dari tahun 2011, hingga akhirnya dibuat prototype awal, bisa dibilang belum sempurna.

Pesan almarhumlah yang membuat saya teringat dan seperti disadarkan dan membuat saya mampu bergerak. Dengan kondisi yang masih sangat berduka karena kehilangan, saya mencoba mengingat apa yang menjadi pembicaraan kami terakhir.  Saya masih cukup mengingat dengan jelas bahkan sampai hari ini, dihari-hari terakhir beliau selalu menyebut-nyebut dan membicarakan rencana tentang jam kayuya. Hal ini yang menggelitik saya sebagai istri, karena waktu itu saya betul-betul full time mother dan sedang fokus pada bayi kami, dan resign dari tempat saya bekerja. Sebelumnyapun saya sama sekali tidak pernah terlibat di workshop suami, karena memang berbeda pasion dan bidang.

Akhirnya meskipun dalam kondisi duka dan mental yang terpuruk, saya menjadi pimpinan di workshop almarhum. Bersama tim, desain jam kayu almarhum yang tadinya belum sempurna, akhirnya kami coba selesaikan. Waktu itu tidak ada niat untuk memproduksi dalam jumlah banyak. Kami hanya ingin tahu seperti apa bentuk final, kami berharap sesuai dengan ekspektasi almarhum. Berkat support dan  apresiasi dari keluarga dan teman-teman, akhirnya kami putuskan untuk serius menjalankan bisnis ini, hingga sekarang.

Orang sering bertanya bagaimana memanggil jam kayu kami, seringkali dipanggil Hokay, Kokay, ataukah Okay?

Sebetulnya cukup dipanggil Kay saja, adapun karakter didepanya kami jadikan simbol. Yang  sering disebut seperti Ho itu merupakan alphabet rusia “Yu”. Kenapa ada alphabet rusia disitu, karena filofis dari nama almarhum sendiri mengandung nama rusia, sehingga sebetulnya apabila dilafalkan menjadi Kay Yu, tapi akhirnya karakter “Yu” tersebut dijadikan seperti simbol.

Sejarah penamaan brand ini pun tidak terlepas dari cerita. Kay sendiri merupakan nama kecil saya semasa sekolah. Dan sudah menjadi jalan hidup, pertemuan saya dengan almarhum suami sayapun melalui dunia maya, dengan nick name ini. Rupanya beliau menyukai nama kecil saya ini, nama Kay sendiri, dijadikan nama depan putri kami. Dan beliau mendaftarkan merek jam kayu dengan nama Kay, setahun sebelum almarhum berpulang.

Bagi saya, usaha jam kayu ini, tidak hanya sebagai bisnis dan usaha, tapi juga merupakan salah satu cara untuk saya, dan anak-anak mengenang orang terbaik yang pernah dan akan selalu ada di kehidupan kami.

Meskipun usaha kami ini masih dalam skala mikro, tapi ada filosofis yang ingin kami bangun, seperti kebermanfaatan dan memberi arti bagi lingkungan dia berada. Salah satunya dengan pemberdayaan masyakarat sekitar untuk membantu dalam proses produksi.

Kami melibatkan wanita yaitu ibu rumah tangga, beserta masyarakat sekitar, dalam proses produksi. Besar harapan kami, tempat tinggal kami sekarang ini dapat menjadi sentra kerajinan tidak hanya jam tangan kayu akan tetapi produk kreatif lainnya di masa depan. Dengan meningkatnya omset maka akan semakin banyak membantu dalam memberikan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart

No products in the cart.